Ketika menggunakan samba untuk akses baca tulis ke HD atau Flash Disk dari OpenWrt terasa lambat.
Berikut adalah tip untuk mempercepat akses baca tulis HD/Flash disk.
Silakan edit /etc/config/fstab
Pada bagian:
Option options 'rw, sync'
Hapus sync hingga hanya terbaca:
Option options 'rw'
Sekarang kecepatan copy file dari dan ke OpenWrt akan meningkat hingga 2x -nya atau maksimal yang pernah saya coba 10mbps.
Enjoy !!
Pages
▼
Sabtu, 18 April 2015
CANON CL 41/PG 40/CL-831/PG-830 Riset Full Indicator
Indicator Catrik di computer supaya terlihat full tank kembali.
Untuk Printer Canon Ip1200, IP1300, IP1600, IP1700, IP1880
Biasanya catrik printer yg sudah habis lalu kita isi ulang akan terlihat tetap kosong di computer sewaktu kita print. Agar bisa full tank kembali ikuti langkah langkah dibawah ini.
Langkah 1
Tutup baris pertama dari atas soket/pin catrik dengan lakban atau semacamnya supaya tidak bisa conek dengan soket/pin printer. Lihat Contoh Gambar dibawah ini !
Langkah 2
Pasang kembali catrik yang sudah di lakban ke printer ( abaikan lampu kuning berkedip-kedip ). Tekan tombol power agar printer mati lalu cabut kabel listriknya.. Kemudian tekan tombol power dan jangan dilepas, lalu pasang kabel listriknya. Setelah itu tekan tombol riset 2 kali ( sambil tekan tombol riset, tobol power jangan dilepas). Kemudian tekan tombol kembali, Lampu kuning masih terlihat berkedip-kedip buka pintu penutup printer cabut catrik yang dilakban tadi kemudian pasang kembali. cartridge sudah full tank kembalik. Lakukan yg sama terhadap cartridge yg lain.
Nb. jk cartridge hitam yg dilakban maka cartridge warna yg full tank begitu juga sebaliknya.
Jumat, 17 April 2015
Cara mengatasi Windows tidak Bisa Shutdown atau TurnOff
http://kangdarji.blogspot.com/2015/03/komputer-tidak-bisa-shutdown.html
Sebenarnya Windows yang
tidak dapat di matikan atau shutdown dapat dengan mudah kita atasi. Ada
4 cara untuk mengatasi Windows yang tidak bisa Shutdown atau TurnOff .
Berikut ini adalah ke empat caranya :
1. Menggunakan registry editor
atasi Windows tidak Bisa Shutdown atau TurnOff
Klik Start Menu -> Run -> ketik regedit
Buka HKEY_CURRENT_USER -> Control Panel -> Desktop
Klik 2x pada PowerOffActive dan ubah nilai nya menjadi 1
2. Menggunakan Control panel
Klik Start dan pilih Control Panel
Didalam Control Panel, klik Performance and Maintenance, kemudian klik
Power Options
Klik tab APM
Beri tanda centang pada Enable Advanced Power Management Support
kemudian klik OK.
3. Menggunakan System Configuration Utilities
Masuk ke run dan Ketik “msconfig” (tanpa tanda kutip).
Pada System Configuration Utilities pilih tab General, klik menu
Advanced....
Berikan tanda pada Disable fast shutdown.
Tutup semua program dan coba untuk shutdown
Read more at: http://komputerviana.blogspot.com/2012/09/cara-mengatasi-windows-tidak-bisa.html
Artikel ini di ambil dari komputerviana
Read more at: http://komputerviana.blogspot.com/2012/09/cara-mengatasi-windows-tidak-bisa.html
Artikel ini di ambil dari komputerviana
Sebenarnya Windows yang
tidak dapat di matikan atau shutdown dapat dengan mudah kita atasi. Ada
4 cara untuk mengatasi Windows yang tidak bisa Shutdown atau TurnOff .
Berikut ini adalah ke empat caranya :
1. Menggunakan registry editor
atasi Windows tidak Bisa Shutdown atau TurnOff
Klik Start Menu -> Run -> ketik regedit
Buka HKEY_CURRENT_USER -> Control Panel -> Desktop
Klik 2x pada PowerOffActive dan ubah nilai nya menjadi 1
2. Menggunakan Control panel
Klik Start dan pilih Control Panel
Didalam Control Panel, klik Performance and Maintenance, kemudian klik
Power Options
Klik tab APM
Beri tanda centang pada Enable Advanced Power Management Support
kemudian klik OK.
3. Menggunakan System Configuration Utilities
Masuk ke run dan Ketik “msconfig” (tanpa tanda kutip).
Pada System Configuration Utilities pilih tab General, klik menu
Advanced....
Berikan tanda pada Disable fast shutdown.
Tutup semua program dan coba untuk shutdown
Read more at: http://komputerviana.blogspot.com/2012/09/cara-mengatasi-windows-tidak-bisa.html
Artikel ini di ambil dari komputerviana
Read more at: http://komputerviana.blogspot.com/2012/09/cara-mengatasi-windows-tidak-bisa.html
Artikel ini di ambil dari komputerviana
Kamis, 12 Maret 2015
Lelaki itu berpikirnya simple.
Lelaki itu berpikirnya lurus, simple.
Maka saat ia sedang asyik mengerjakan sesuatu, terkesan nggak mau diganggu.
Lelaki fokus pada solusi, lebih mengedepankan logika.
Saat wanita curhat, lelaki yang kurang peka kadang kurang respek mendengarkan, kalaupun mendengarkan kadang malah fokus pada solusi.
Setelah diberikan solusi, wanita malah merasa tak disayangi.
Kenapa?
Karena wanita hanya butuh didengarkan, lelaki malah fokus pada solusi.
Banyak lelaki yang akhirnya berkesimpulan, "wanita itu membingungkan!".
Dan Wanita berujar, "Lelaki tak berperasaan"
Pada saat2 seprti ini, yang salah siapa?
Yang salah tetep Tukang Rujak
Aquarium malah di isi Buah-Buahan :D
Maka saat ia sedang asyik mengerjakan sesuatu, terkesan nggak mau diganggu.
Lelaki fokus pada solusi, lebih mengedepankan logika.
Saat wanita curhat, lelaki yang kurang peka kadang kurang respek mendengarkan, kalaupun mendengarkan kadang malah fokus pada solusi.
Setelah diberikan solusi, wanita malah merasa tak disayangi.
Kenapa?
Karena wanita hanya butuh didengarkan, lelaki malah fokus pada solusi.
Banyak lelaki yang akhirnya berkesimpulan, "wanita itu membingungkan!".
Dan Wanita berujar, "Lelaki tak berperasaan"
Pada saat2 seprti ini, yang salah siapa?
Yang salah tetep Tukang Rujak
Aquarium malah di isi Buah-Buahan :D
Sabtu, 07 Maret 2015
Komputer Tidak Bisa Shutdown
Komputer tidak bisa shutdown alias komputer tidak mau mati, tidak mau âbobokâ adalah masalah yang sangat sering terjadi. Yang paling stress adalah mereka yang termasuk kelas pemula. Ketika mencoba untuk log off, restart, atau shut down komputer berbasis Windows tidak memberi respon dan adakalanya proses shutdown ini hanya berjalan setengah perjalanan dan berhenti merespon sehingga komputer tidak benar-benar mati. Artinya Andatidak bisa log off, tidak bisa restart, atau komputer tidak bisa shut down.
Jika Anda tidak mau pusing apa penyebabnya dan ingin segera mengatasi masalah ini, lalukan langkah-langkah berikut (langkah darurat):
- Klik Start Menu -> Run -> ketik regedit
- Buka HKEY_CURRENT_USER -> Control Panel -> Desktop
- Klik dua kali pada PowerOffActive dan ubah nilai nya menjadi 1
Apakah Anda tertarik untuk tahu penyebabnya? Lanjutkan baca artikel ini. Salah satu dari kasus berikut bisa jadi penyebabnya;
- Problem ini umumnya karena registry Fast Shutdown dalam kondisi aktif. Solusi; cobalah buka registry dan non-aktifkan Fast Shutdown.
- Setting pada BIOS. Saya pernah menemukan bahwa penyebabnya adalah setting tertentu pada BIOS. Solusi; ketika saya kembalikan setting BIOS keposisi default, ternyata komputer bisa dimatikan
- Perilaku ini juga sering terjadi jika jika Anda menginstal beberapa antivirus dalam satu komputer terutama misalnya versi Norton Antivirus 2003 dulu yang menggunakan program ccApp.exe. Solusi; hendaknya Anda selektif menggunakan antivirus apalagi memasang lbih dari satu antivirus sekaligus dalam satu komputer, hal itu lumayan rawan. Bisa saja justru terjadi perang antivirus dalam komputer Anda. Jalan keluar adalah uninstall dan install ulang antivirus.
- Masih ada program yang sedang berjalan. Solusi; Terutama pada windows XP jika masih ada program yang belum ditutup, biasanya komputer menunggu kita untuk menutupnya barulah ia shut down.
- Device driver tidak kompatibel, rusak, atau konflik antar mereka. Solusi; Periksa device driver yang mungkin Anda baru pasang jangan sampai ini penyebabnya.
- Ada kesalahan adaptor video pada IRQ dalam modus real. Solusi; ganti VGA card.
- Masalah ini juga terjadi pada komputer yang mendukung Advanced Power Management (APM). Secara default, fitur ini tidak diaktifkan pada Windows XP. Jika BIOS di komputer Anda sudah diatur untuk APM, dan Anda meng-upgrade ke Windows XP, Anda menerima pesan ini ketika Anda shutdown komputer, dan kemudian komputer berhenti merespons.
Solusi untuk nomor 7;
1. Klik [Start], dan klik lagi [Control Panel].
2. Dalam Control Panel, klik [Performance and Maintenance], kemudian klik [Power Options].
3. Klik tab [APM].
4. Beri tanda centang pada [Enable Advanced Power Management Support] kemudian klik [OK].
1. Klik [Start], dan klik lagi [Control Panel].
2. Dalam Control Panel, klik [Performance and Maintenance], kemudian klik [Power Options].
3. Klik tab [APM].
4. Beri tanda centang pada [Enable Advanced Power Management Support] kemudian klik [OK].
Senin, 02 Maret 2015
Setting Firewall Mikrotik Untuk Block Virus dan Serangan Hacker
Internet merupakan salah satu gerbang utama masuknya virus, hal itu tidak bisa kita pungkiri dalam mengakses internet tiba-tiba komputer kita terdapat banyak virus. Meskipun tidak kita sadari virus itu bisa masuk dalam komputer kita melalui web, video, atau software, maka dari itu kita perlu membuat filter. Adanya fitur firewall dalam router mikrotik menjadi salah satu penangkal kita untuk menghindari masuknya virus.
Saya mempunyai beberapa konfigurasi firewall chain mikrotik untuk menangkal masuknya virus dan serangan hacker dari dunia gaib :D yang akan saya share pada kalian. Okey, perhatikan baik-baik langkah-langkah dibawah
Langkah pertama buka terminal mikrotik kalian, kemudian masukan kode perintah dibawah
Saya mempunyai beberapa konfigurasi firewall chain mikrotik untuk menangkal masuknya virus dan serangan hacker dari dunia gaib :D yang akan saya share pada kalian. Okey, perhatikan baik-baik langkah-langkah dibawah
Cara Setting Firewall Mikrotik Untuk Block Virus dan Serangan Hacker
Langkah pertama buka terminal mikrotik kalian, kemudian masukan kode perintah dibawah
/ ip firewall filter add chain=virus protocol=tcp dst-port=135-139 action=drop comment="Drop Blaster Worm" add chain=virus protocol=udp dst-port=135-139 action=drop comment="Drop Messenger Worm" add chain=virus protocol=tcp dst-port=445 action=drop comment="Drop Blaster Worm" add chain=virus protocol=udp dst-port=445 action=drop comment="Drop Blaster Worm" add chain=virus protocol=tcp dst-port=593 action=drop comment="________" add chain=virus protocol=tcp dst-port=1024-1030 action=drop comment="________" add chain=virus protocol=tcp dst-port=1080 action=drop comment="Drop MyDoom" add chain=virus protocol=tcp dst-port=1214 action=drop comment="________" add chain=virus protocol=tcp dst-port=1363 action=drop comment="ndm requester" add chain=virus protocol=tcp dst-port=1364 action=drop comment="ndm server" add chain=virus protocol=tcp dst-port=1368 action=drop comment="screen cast" add chain=virus protocol=tcp dst-port=1373 action=drop comment="hromgrafx" add chain=virus protocol=tcp dst-port=1377 action=drop comment="cichlid" add chain=virus protocol=tcp dst-port=1433-1434 action=drop comment="Worm" add chain=virus protocol=tcp dst-port=2745 action=drop comment="Bagle Virus" add chain=virus protocol=tcp dst-port=2283 action=drop comment="Drop Dumaru.Y" add chain=virus protocol=tcp dst-port=2535 action=drop comment="Drop Beagle" add chain=virus protocol=tcp dst-port=2745 action=drop comment="Drop Beagle.C-K" add chain=virus protocol=tcp dst-port=3127-3128 action=drop comment="Drop MyDoom" add chain=virus protocol=tcp dst-port=3410 action=drop comment="Drop Backdoor OptixPro" add chain=virus protocol=tcp dst-port=4444 action=drop comment="Worm" add chain=virus protocol=udp dst-port=4444 action=drop comment="Worm" add chain=virus protocol=tcp dst-port=5554 action=drop comment="Drop Sasser" add chain=virus protocol=tcp dst-port=8866 action=drop comment="Drop Beagle.B" add chain=virus protocol=tcp dst-port=9898 action=drop comment="Drop Dabber.A-B" add chain=virus protocol=tcp dst-port=10000 action=drop comment="Drop Dumaru.Y" add chain=virus protocol=tcp dst-port=10080 action=drop comment="Drop MyDoom.B" add chain=virus protocol=tcp dst-port=12345 action=drop comment="Drop NetBus" add chain=virus protocol=tcp dst-port=17300 action=drop comment="Drop Kuang2" add chain=virus protocol=tcp dst-port=27374 action=drop comment="Drop SubSeven" add chain=virus protocol=tcp dst-port=65506 action=drop comment="Drop PhatBot,Agobot, Gaobot" add chain=virus protocol=udp dst-port=12667 action=drop comment="Trinoo" disabled=no add chain=virus protocol=udp dst-port=27665 action=drop comment="Trinoo" disabled=no add chain=virus protocol=udp dst-port=31335 action=drop comment="Trinoo" disabled=no add chain=virus protocol=udp dst-port=27444 action=drop comment="Trinoo" disabled=no add chain=virus protocol=udp dst-port=34555 action=drop comment="Trinoo" disabled=no add chain=virus protocol=udp dst-port=35555 action=drop comment="Trinoo" disabled=no add chain=virus protocol=tcp dst-port=27444 action=drop comment="Trinoo" disabled=no add chain=virus protocol=tcp dst-port=27665 action=drop comment="Trinoo" disabled=no add chain=virus protocol=tcp dst-port=31335 action=drop comment="Trinoo" disabled=no add chain=virus protocol=tcp dst-port=31846 action=drop comment="Trinoo" disabled=no add chain=virus protocol=tcp dst-port=34555 action=drop comment="Trinoo" disabled=no add chain=virus protocol=tcp dst-port=35555 action=drop comment="Trinoo" disabled=no add action=drop chain=forward comment=";;Block W32.Kido - Conficker" disabled=no protocol=udp src-port=135-139,445 add action=drop chain=forward comment="" disabled=no dst-port=135-139,445 protocol=udp add action=drop chain=forward comment="" disabled=no protocol=tcp src-port=135-139,445,593 add action=drop chain=forward comment="" disabled=no dst-port=135-139,445,593 protocol=tcp add action=accept chain=input comment="Allow limited pings" disabled=no limit=50/5s,2 protocol=icmp add action=accept chain=input comment="" disabled=no limit=50/5s,2 protocol=icmp add action=drop chain=input comment="drop FTP Brute Forcers" disabled=no dst-port=21 protocol=tcp src-address-list=FTP_BlackList add action=drop chain=input comment="" disabled=no dst-port=21 protocol=tcp src-address-list=FTP_BlackList add action=accept chain=output comment="" content="530 Login incorrect" disabled=no dst-limit=1/1m,9,dst-address/1m protocol=tcp add action=add-dst-to-address-list address-list=FTP_BlackList address-list-timeout=1d chain=output comment="" content="530 Login incorrect" disabled=no protocol=tcpadd action=drop chain=input comment="drop SSH&TELNET Brute Forcers" disabled=no dst-port=22-23 protocol=tcp src-address-list=IP_BlackListadd action=add-src-to-address-list address-list=IP_BlackList address-list-timeout=1d chain=input comment="" connection-state=new disabled=no dst-port=22-23 protocol=tcp src-address-list=SSH_BlackList_3add action=add-src-to-address-list address-list=SSH_BlackList_3 address-list-timeout=1m chain=input comment="" connection-state=new disabled=no dst-port=22-23 protocol=tcp src-address-list=SSH_BlackList_2add action=add-src-to-address-list address-list=SSH_BlackList_2 address-list-timeout=1m chain=input comment="" connection-state=new disabled=no dst-port=22-23 protocol=tcp src-address-list=SSH_BlackList_1add action=add-src-to-address-list address-list=SSH_BlackList_1 address-list-timeout=1m chain=input comment="" connection-state=new disabled=no dst-port=22-23 protocol=tcpadd action=drop chain=input comment="drop port scanners" disabled=no src-address-list=port_scannersadd action=add-src-to-address-list address-list=port_scanners address-list-timeout=2w chain=input comment="" disabled=no protocol=tcp tcp-flags=fin,!syn,!rst,!psh,!ack,!urgadd action=add-src-to-address-list address-list=port_scanners address-list-timeout=2w chain=input comment="" disabled=no protocol=tcp tcp-flags=fin,synadd action=add-src-to-address-list address-list=port_scanners address-list-timeout=2w chain=input comment="" disabled=no protocol=tcp tcp-flags=syn,rstadd action=add-src-to-address-list address-list=port_scanners address-list-timeout=2w chain=input comment="" disabled=no protocol=tcp tcp-flags=fin,psh,urg,!syn,!rst,!ackadd action=add-src-to-address-list address-list=port_scanners address-list-timeout=2w chain=input comment="" disabled=no protocol=tcp tcp-flags=fin,syn,rst,psh,ack,urgadd action=add-src-to-address-list address-list=port_scanners address-list-timeout=2w chain=input comment="" disabled=no protocol=tcp tcp-flags=!fin,!syn,!rst,!psh,!ack,!urg
Selesai, sekarang jaringan kita sudah cukup aman menghadapi virus dan serangan hacker. Saya tidak berani menjamin 100% aman karena kita semua faham diatas langit masih ada langit ;) - semoga membantu
Cara Membuat ISP Sendiri Made In Home
Pada tutorial kali ini saya akan membahas cara membuat ISP sendiri made in home. Gateway yang kita ambil dari ISP juga seperti speedy, telkomsel, smartfren dll. Sebenarnya gateway ISP tersebut juga dari ISP lain, kebanyakan mereka menarik gateway dari singapura dengan menggunakan kabel fiber optic ke Server di jakarta. Bedanya tropologi dan konsep jaringan yang akan saya lebih murah dan simpel. :) sebagai bahan edukasi dan pengetahuan saja, tapi jika kalian punya modal besar boleh tu buat ISP sendiri sukur-sukur bisa ngluncurin satelit sendiri yang dipergunakan untuk gateway internet, jadi indonesia gak perlu lagi nebeng gateway negara tetangga. (Jangan lupa angkat saya jadi karyawan yaa...) :D
Okelah, saya mulai pembahasannya. Pertama pastikan kalian mampu dan memahami ip subnetting, perintah dasar linux, dan perintah dasar mikrotik. Agar gak bingung prakteknya, berikut ini bahan yang diperlukan :
setelah proses install selesai lanjutkan dengan setting ip address :
interface eth0
ip address : 120.152.100.2
netmask 255.255.255.248
gateway 120.152.100.1
Interface eth1
ip address : 120.152.100.17
netmask 255.255.255.250
Oke, kemudian kita melanjutkan dengan membuka file type.h dengan cara mengetik perintah berikut :
edit bagian ini :
menjadi seperti ini
simpan dan keluar dari menu vi editor.
kita lanjutkan dengan mengetik perintah berikut :
Download squid proxy.
simpan di direktori /usr/local/src
ekstrak dengan perintah :
masuk kedirektori squid
ketik perintah berikut :
kemudian kita lanjutkan dengan mengatur squid config nya, silahkan gunakan settingan squid punya saya dibawah ini namun pastikan ip address yang di izinkan sesuai dengan settingan ip anda :
Kita lanjutkan dengan menambah user pada squid, dengan mengetik perintah berikut :
tambahkan juga group squid
bentuk direktori cache di squid :
ketik perintah ini sekali lagi :
kemudian jalankan squid dengan perintah :
Sudah mulai pusing belum? hehehe, sabar sob. Kita lanjutkan setting mikrotik
karena seluruh ip yang di gunakan adalah ip publik maka kita perlu subnetting di pisah-pisah.
masukan ip address untuk pasangan ip client :
misalkan ip client adalah 120.152.100.22 maka yang di masukkan di mikrotik ethr2 adalah 120.152.100.21/30
demikian pula untuk pasangan ip client2 yang lain.
kemudian masukan gateway nya ke arah proxy :
atur route di proxy agar mengizinkan network end mikrotik dapat lewat :
Lalu kita buat peraturan pada iptables Linux :
jalankan dns server yang telah ada secara default di slackware dengan perintah :
tinggal edit di /etc/resolv.conf
Akhir cara membuat isp sendiri sudah selesai, sekarang ip public kita dapat terdistrubusi kepada klien dan penggunaan proxy berguna sebagai penghematan bandwith. Semoga tutorial saya ini bermanfaat jika kalian kesulitan atau terjadi trobelshooting silahkan tulis pada kolom komentar dibawah, kalau bisa pakai printscreen ya
Good Luck
Okelah, saya mulai pembahasannya. Pertama pastikan kalian mampu dan memahami ip subnetting, perintah dasar linux, dan perintah dasar mikrotik. Agar gak bingung prakteknya, berikut ini bahan yang diperlukan :
1. Akses Internet dari ISP misalnya speedy
2. Cisco misalkan kita memakai cisco FO
3. PC Proxy Server + Slackware
4. Mikrotik Router OS kita gunakan untuk management bandwith
5. HUB/Switch
2. Cisco misalkan kita memakai cisco FO
3. PC Proxy Server + Slackware
4. Mikrotik Router OS kita gunakan untuk management bandwith
5. HUB/Switch
Contoh Standarisasi IP
1. IP Cisco
IP Address cisco s0/0 120.152.86.1
netmask 255.255.255.250
gateway 120.152.86.1
2. Pemisahan anatar ip server dan klien, hal ini berguna dalam penyetingan ip agar tidak terjadi konflik antar ip.
IP Server 120.152.100.0/28 (Range ip server 120.152.100.1 sampai 120.152.100.14)
Broadcast 120.152.100.15
Selain ip diatas dapat digunakan untuk klien.
3. SET IP Ethernet Cisco
IP address 120.152.100.1
netmask 255.255.255.248
4. Konfigurasi PC Proxy Server
CPU Intel Dual Core
RAM 2GB
HDD 500GB Baracuda 7200rpm
2 LANCARD/Ethernet Card
Gunakan OS Linux + Squid + Slackware
1. IP Cisco
IP Address cisco s0/0 120.152.86.1
netmask 255.255.255.250
gateway 120.152.86.1
2. Pemisahan anatar ip server dan klien, hal ini berguna dalam penyetingan ip agar tidak terjadi konflik antar ip.
IP Server 120.152.100.0/28 (Range ip server 120.152.100.1 sampai 120.152.100.14)
Broadcast 120.152.100.15
Selain ip diatas dapat digunakan untuk klien.
3. SET IP Ethernet Cisco
IP address 120.152.100.1
netmask 255.255.255.248
4. Konfigurasi PC Proxy Server
CPU Intel Dual Core
RAM 2GB
HDD 500GB Baracuda 7200rpm
2 LANCARD/Ethernet Card
Gunakan OS Linux + Squid + Slackware
setelah proses install selesai lanjutkan dengan setting ip address :
interface eth0
ip address : 120.152.100.2
netmask 255.255.255.248
gateway 120.152.100.1
Interface eth1
ip address : 120.152.100.17
netmask 255.255.255.250
Oke, kemudian kita melanjutkan dengan membuka file type.h dengan cara mengetik perintah berikut :
root@proxy:~# vi /usr/include/bits/types.h
edit bagian ini :
#define __FD_SETSIZE 1024
menjadi seperti ini
#define __FD_SETSIZE 8192
simpan dan keluar dari menu vi editor.
kita lanjutkan dengan mengetik perintah berikut :
root@proxy:~# ulimit -HSn 8192
Download squid proxy.
wget http://202.154.183.7/squid-2.5.STABLE9.tar.gz
simpan di direktori /usr/local/src
ekstrak dengan perintah :
tar -zxvf squid-2.5.STABLE9.tar.gz
masuk kedirektori squid
ketik perintah berikut :
./configure \ --prefix=/opt/squid \ --exec-prefix=/opt/squid \ --enable-gnuregex \ --enable-async-io=30 \ --with-aufs-threads=30 \ --with-pthreads \ --with-aio \ --with-dl \ --enable-storeio=aufs \ --enable-removal-policies=heap \ --enable-icmp \ --disable-wccp \ --enable-snmp \ --enable-cache-digests \ --enable-default-err-languages=English \ --enable-err-languages=English \ --enable-linux-netfilter \ --disable-ident-lookups \ --disable-hostname-checks \ --enable-underscores
kemudian kita lanjutkan dengan mengatur squid config nya, silahkan gunakan settingan squid punya saya dibawah ini namun pastikan ip address yang di izinkan sesuai dengan settingan ip anda :
http_port 8080 acl youtube dstdomain .youtube.com no_cache allow youtube hierarchy_stoplist cgi-bin ? localhost .js .jsp .friendster.com acl QUERY urlpath_regex cgi-bin \? localhost .friendster.com no_cache deny QUERY cache_replacement_policy heap LFUDA memory_replacement_policy heap GDSF cache_mem 6 MB cache_dir aufs /cache1 8000 13 256 cache_dir aufs /cache2 8000 13 256 cache_swap_low 98 cache_swap_high 99 cache_access_log /cache1/access.log cache_log /dev/null cache_store_log none mime_table /opt/squid/etc/mime.conf pid_filename /var/run/squid.pid client_netmask 255.255.255.0 refresh_pattern ^ftp: 10080 95% 241920 reload-into-ims override-lastmod refresh_pattern . 180 95% 120960 reload-into-ims override-lastmod redirect_rewrites_host_header off acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0 acl manager proto cache_object acl localnet src 120.152.100.0/255.255.255.0 acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255 acl SSL_ports port 443 8443 563 777 acl Safe_ports port 25 80 81 110 443 563 6667 7000 777 210 119 70 21 1025-65535 acl Safe_ports port 280 6668 6669 acl Safe_ports port 488 acl Safe_ports port 591 acl Safe_ports port 777 acl lewat dst_as 4622 4761 4787 4795 4796 4855 4800 7587 7597 7713 9326 9340 9448 9657 9791 9794 9875 9905 9228 9251 10114 10137 10208 10217 17440 17450 17451 17538 17658 17671 17670 17725 17727 17769 4832 4833 17817 17884 17907 17910 17922 17800 10220 17974 17826 17885 18052 18056 18059 7632 4821 18103 17996 18004 18153 18156 18189 18237 18251 18347 3583 3382 4382 4434 18364 18365 18379 9341 9785 18393 17995 23651 23666 23671 23679 23691 23756 23945 24052 24057 24194 always_direct allow lewat always_direct deny all #header_access Accept-Encoding deny all acl CONNECT method CONNECT http_access allow manager localhost http_access deny manager http_access allow localnet http_access allow localhost http_access deny !Safe_ports http_access deny CONNECT !SSL_ports http_access deny CONNECT httpd_accel_host virtual httpd_accel_port 80 httpd_accel_with_proxy on httpd_accel_uses_host_header on http_access deny all maximum_object_size 128 MB maximum_object_size_in_memory 8 KB ipcache_size 4096 ipcache_low 98 ipcache_high 99 quick_abort_min 0 quick_abort_max 0 quick_abort_pct 75 fqdncache_size 4096 shutdown_lifetime 10 seconds cache_mgr rajaproxy@gmail.com cache_effective_user squid cache_effective_group squid memory_pools off buffered_logs off log_icp_queries off logfile_rotate 1 log_fqdn off forwarded_for off icp_hit_stale on query_icmp on reload_into_ims on emulate_httpd_log off negative_ttl 2 minutes pipeline_prefetch on vary_ignore_expire on half_closed_clients off high_page_fault_warning 2 visible_hostname planetdiponk.blogspot.com nonhierarchical_direct on prefer_direct off
Kita lanjutkan dengan menambah user pada squid, dengan mengetik perintah berikut :
root@proxy:~# useradd squid
tambahkan juga group squid
root@proxy:~# groupadd squid
bentuk direktori cache di squid :
root@proxy:~# /opt/squid/sbin/squid -z
ketik perintah ini sekali lagi :
root@proxy:~# ulimit -HSn 8192
kemudian jalankan squid dengan perintah :
root@proxy:~# /opt/squid/sbin/squid -DY &
Sudah mulai pusing belum? hehehe, sabar sob. Kita lanjutkan setting mikrotik
/ip address add address=120.152.100.18/30 interface=ether1
karena seluruh ip yang di gunakan adalah ip publik maka kita perlu subnetting di pisah-pisah.
masukan ip address untuk pasangan ip client :
misalkan ip client adalah 120.152.100.22 maka yang di masukkan di mikrotik ethr2 adalah 120.152.100.21/30
demikian pula untuk pasangan ip client2 yang lain.
/ip address add address=120.152.100.21/30 interface=ether2
kemudian masukan gateway nya ke arah proxy :
/route add gateway=120.152.100.17
atur route di proxy agar mengizinkan network end mikrotik dapat lewat :
route add -net 120.152.100.20/30 gateway 120.152.100.18
Lalu kita buat peraturan pada iptables Linux :
iptables -A PREROUTING -t nat -p tcp -s 120.152.100.0/24 -i eth2 -d \! 120.152.100.0/24 --dport 80 -j REDIRECT --to 8080
jalankan dns server yang telah ada secara default di slackware dengan perintah :
root@proxy:~# named -d1
tinggal edit di /etc/resolv.conf
nameserver 127.0.0.1
Akhir cara membuat isp sendiri sudah selesai, sekarang ip public kita dapat terdistrubusi kepada klien dan penggunaan proxy berguna sebagai penghematan bandwith. Semoga tutorial saya ini bermanfaat jika kalian kesulitan atau terjadi trobelshooting silahkan tulis pada kolom komentar dibawah, kalau bisa pakai printscreen ya
Good Luck


